KILAT333
Kisah Sedih Timnas Basket Indonesia, Resmi Tersingkir dari Asian Games 2026 meski Belum Upacara Pembukaan

Kisah Sedih Timnas Basket Indonesia, Resmi Tersingkir dari Asian Games 2026 meski Belum Upacara Pembukaan

PERJALANAN Timnas Basket Putra Indonesia di ajang Asian Games 2026 harus berakhir lebih cepat dari perkiraan. Skuad Garuda dipastikan tersingkir di fase grup setelah menelan kekalahan ketiga secara beruntun dalam babak penyisihan yang digelar di Aichi-Nagoya, Jepang tersebut.

Pada laga pamungkas Grup A yang dihelat di Aichi International Arena, Jepang, Minggu 13 September 2026, Timnas Basket Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi. Duel sengit itu berakhir dengan skor 89-100 untuk kemenangan wakil Asia Barat tersebut.

Hasil minor ini menyempurnakan dua kekalahan telak yang diderita Timnas Basket Indonesia pada pertandingan-pertandingan sebelumnya. Skuad Merah Putih sebelumnya sempat dihantam tuan rumah Jepang dengan skor 53-98 serta ditekuk Korea Selatan 48-102.

Akibat rentetan hasil buruk tersebut, Timnas Basket Indonesia tertahan di dasar klasemen akhir Grup A dengan mengantongi tiga poin dari tiga laga. Alhasil, peluang untuk melangkah ke babak knock-out resmi tertutup rapat.

1. Angkat Koper Lebih Cepat
Kegagalan ini melahirkan sebuah fakta unik sekaligus getir bagi kontingen bola basket Indonesia. Karena jadwal penyisihan cabang olahraga (cabor) basket bergulir lebih awal, skuad Garuda terpaksa harus angkat koper dan pulang ke Tanah Air sebelum upacara pembukaan Asian Games 2026 resmi digelar pada 19 September mendatang.

Padahal, pertandingan melawan Arab Saudi sempat berjalan sangat ketat sejak kuarter pertama dengan kedua tim saling kejar angka. Timnas Basket Indonesia bahkan sempat memberikan perlawanan sengit di detik-detik akhir pertandingan lewat aksi gemilang Abraham Grahita dan Derrick Xzavierro.

Abraham Grahita tampil sebagai pencetak angka terbanyak bagi Indonesia dengan sumbangan 22 poin. Sementara itu, Derrick Xzavierro mengoleksi 14 poin, disusul Yudha Saputera dengan 13 poin, serta Andakara Prastawa yang mencetak 12 poin.

Kendati demikian, performa apik lini serang tersebut belum mampu meredam ketajaman Arab Saudi yang dimotori oleh Muhammad Abdurrahkman dengan 41 poinnya. Pertahanan Indonesia yang kerap mengendur di menit-menit krusial kembali menjadi titik lemah yang harus dibayar mahal.

2. Perlu Evaluasi
Pelatih kepala Timnas Basket Putra Indonesia, David Singleton, tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya atas hasil akhir yang didapat timnya. Pelatih yang akrab disapa Coach Dave ini menilai performa anak asuhnya berada jauh di bawah potensi maksimal yang sebenarnya.

Menghadapi kenyataan pahit ini, Coach Dave secara tegas mendesak adanya evaluasi menyeluruh dari berbagai lini. Pembenahan tersebut harus mencakup aspek teknis kepelatihan, manajemen tim, hingga sistem pembinaan usia dini demi mengangkat prestasi basket Indonesia di level internasional.
Turki rebut gelar juara EuroVolley 2026 usai kalahkan Italia
🏐 Voli

Turki rebut gelar juara EuroVolley 2026 usai kalahkan Italia

2026-09-11
Osaka Butuh 2 Jam 38 Menit untuk Tiket Melawan Rybakina di US Open 2026
🎾 Tenis

Osaka Butuh 2 Jam 38 Menit untuk Tiket Melawan Rybakina di US Open 2026

2026-09-11
Bulan madu Alonso bersama Chelsea hancur lebur setelah kalah 3-0 di Brentford.
⚽ Sepakbola

Bulan madu Alonso bersama Chelsea hancur lebur setelah kalah 3-0 di Brentford.

2026-09-19
Kembali ke Beranda