Ketua Asosiasi Bulu Tangkis Indonesia (PBSI) Muhammad Fadil Imran menargetkan tim putra untuk meraih medali emas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
"Kami menargetkan satu medali emas dari nomor beregu putra," kata Imran setelah upacara pelepasan kontingen Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Kompleks Istana Kepresidenan di sini pada hari Rabu.
Ia mengatakan skuad tim putra terdiri dari Jonatan Christie, Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Muhamad Yusuf, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, Nikolaus Joaquin, dan Amri Syahnawi.
Mengenai persiapan Asian Games 2026, ia mengatakan tidak ada kendala signifikan yang memengaruhi kesiapan atlet.
"Tidak ada kendala. Kita hanya perlu cerdas dalam memilih turnamen agar atlet tidak kelelahan, sehingga mereka dapat mencapai performa puncak di Asian Games," katanya.
Sebelumnya, sekitar 13 dari 20 pemain bulu tangkis yang dipilih PBSI untuk mewakili Indonesia akan melakukan debut mereka di ajang multi-olahraga terbesar di Asia ini.
Ke-13 debutan tersebut adalah Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Muhamad Yusuf, Muhammad Shohibul Fikri, Nikolaus Joaquin, Amri Syahnawi, Thalita Ramadhani Wiryawan, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, Mutiara Ayu Puspitasari, Rachel Allessya Rose, Febi Setianingrum, Meilysa Trias Puspitasari, dan Nita Violina Marwah.
Mereka akan bergabung dengan tujuh pemain yang sudah berpengalaman berkompetisi di Asian Games, yaitu Jonatan Christie, Fajar Alfian, Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, Putri Kusuma Wardani, Febriana Dwipuji Kusuma, dan Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Ketujuh pemain tersebut sebelumnya merupakan bagian dari skuad Indonesia di Asian Games Hangzhou 2022.
Imran menambahkan bahwa bonus Rp3 miliar yang dijanjikan Presiden untuk peraih medali emas di Asian Games 2026 dapat meningkatkan semangat atlet Indonesia.
"Atlet tentu akan lebih termotivasi untuk berkompetisi. Saya pikir itu sifat manusia. Ada bonus, terutama dari Presiden," komentarnya.